Seiring dengan langkanya tuner blok jenis PTO (Permeability Tuned Oscillator) di pasaran, maka Penulis mencoba untuk membuat Radio Penerima FM dengan frontend menggunakan tuner jenis VCO (Voltage Controlled Oscillator). Sebenarnya frontend jenis ini biasa dipergunakan pada Radio mobil dengan sistem kontrol PLL. Namun demikian bisa juga dikontrol secara manual dengan tuning menggunakan potensiometer.
Pada rangkaian yang sudah Penulis buat, seperti biasa untuk IF Amplifiernya, Penulis menggunakan IC "legendaris" LA1260 yang mudah didapatkan di pasaran, serta IC LM 386 untuk penguat audionya.
Pin - pin Tuner VCO merek MITSUMI yang Penulis pergunakan adalah sebagai berikut :
Berurutan dari kiri ke kanan
Pin 1 - Oscillator
Pin 2 - IF Out
Pin 3 - VCC (5-10 volt)
Pin 4 - V Tuning
Pin 5 - Ground
Pin 6 - Ground
Pin 7 - Ground
Pin 8 - Antenna
Selain itu terdapat tambahan dua kaki pada bagian body, yang masing - masing tentunya terhubung dengan ground.
Skemanya yang penulis gunakan seperti di bawah ini :
IC regulator 7809 dipergunakan untuk meregulasi VCC, sehingga didapatkan tegangan yang stabil untuk mensuplai Tuner itu sendiri serta dipergunakan untuk Tegangan Tuning. Sedangkan untuk mensuplai IC LA1260 penulis menggunakan regulator dioda zener 4 - 6 volt. Berdasarkan percobaan, apabila dipergunakan IC regulator 7808, maka tuning maksimal hanya akan mencapai frekuensi 107MHz, dengan demikian semakin besar tegangan tuning, maka frekuensi akan semakin naik.
Di bawah ini beberapa foto rangkaian yang sudah Penulis buat :
Berdasarkan hasil pengetesan, sensitifitas masih kalah apabila dibandingkan tuner jenis PTO, namun demikian noise terdengar lebih rendah dibandingkan tuner jenis PTO. Keunggulan tuner jenis ini adalah mempunyai range frekuensi yang lebar, karena dalam 270 derajat putaran potensiometer, mencakup frekuensi 70 - 110MHz, namun hal ini pulalah yang menyebabkan sensitifitasnya masih terasa kalah apabila dibandingkan dengan tuner jenis PTO.
Untuk meningkatkan selektifitas serta selektifitasnya, maka aturlah ferit transformator IF yang terdapat pada tuner, sehingga didapatkan suara yang terkeras dan terbagus, serta nyala indikator LED yang sesuai. Untuk tuningnya putarlah potensio tuning, pelan - pelan sehingga akan tertangkap siaran lokal maupun luar kota. Dengan menggunakan antena luar, Penulis berhasil menangkap beberapa radio luar kota. Bagi para "briker underground", sangat cocok digunakan untuk memantau frekuensi 70 - 87MHz yang biasa mereka gunakan untuk berkomunikasi.
Apabila para Pembaca berminat untuk membuatnya sendiri, di bawah ini Penulis sertakan desain PCB, serta Layout dan Tata Letak Komponennya.
Tata Letak Komponen
PCB ukuran 5 x 8,4 cm
Akhirnya Penulis ucapkan selamat mencoba dan semoga sukses selalu.



































